Artikel Kesehatan, Anak Konsumsi Suplemen Dewasa Bisa Ganggu Tumbuh Kembangnya

Artikel Kesehatan, Anak Konsumsi Suplemen Dewasa Bisa Ganggu Tumbuh Kembangnya

New York, Konsumsi suplemen untuk mendukung tumbuh kembang anak memang boleh-boleh saja dilakukan. Syaratnya, orang tua harus hati-hati agar tidak salah memberikan suplemen untuk orang dewasa kepada anak.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr Ruth Milanaik, direktur Neonatal Neurodevelopment Program dari North Shore-LIJ Cohen Children’s Medical Center, New York, mengatakan ada kecenderungan suplemen anak dan dewasa dijual dalam kategori yang sama di beberapa supermarket dan toko obat. Akibatnya, ada kemungkinan anak malah mengonsumsi suplemen yang dibuat untuk orang dewasa.

"Pada beberapa kasus, suplemen dewasa bisa menghambat tumbuh kembang anak. Pemberian suplemen testosteron misalnya, akan menghambat pertumbuhan tulang anak dan membuat tubuh tak bisa memproduksi hormon tersebut," tutur Milanaik, dikutip dari Reuters, Kamis (30/4/2015).

Baca juga: Susu yang Minim Iodium Ditengarai Berdampak pada IQ Anak

Penelitian Milanaik dilakukan kepada 164 toko dan supermarket di Amerika Serikat. Peneliti mengaku sebagai remaja berusia 15 tahun dan meminta rekomendasi suplemen untuk menurunkan berat badan atau memperbesar otot.

Hasilnya, 41 persen toko tidak memberikan peringatan umur kepada calon pembeli. Hal ini bisa menjadi petaka karena jika remaja mencoba membeli produk tersebut seorang diri, tidak ada pencegahan yang dilakukan oleh pihak toko ataupun supermarket.

Hasil lainnya menunjukkan 48 persen toko merekomendasikan suplemen penurunan berat badan tanpa menanyakan umur. Selain itu, 23 persen toko langsung menyebutkan merek tertenu tanpa memberi tahu batas minimal konsumsi suplemen tersebut.

Milanaik menambahkan bahwa meskipun remaja saat ini sudah mampu memilah informasi dengan baik, bukan tak mungkin mereka akan memilih produk suplemen yang dianjurkan toko. Itu sebabnya informasi yang benar soal suplemen harus diberikan oleh orang tua dan dokter anak agar tumbuh kembang anak tidak terganggu.

"Butuh kerjasama antara orang tua dan dokter agar hal ini tidak menjadi masalah di kemudia hari. Remaja boleh saja mempunyai berat badan atau bentuk tubuh yang ideal, namun kita harus mengingatkan bahwa untuk mendapatkan bentuk tubuh dan berat badan ideal harus dilakukan dengan cara-cara yang sehat," pungkasnya.

SUmber :Detik
Halal Bihalal PBI kelasi i

Halal Bihalal PBI kelasi i






Kembali lagi di kesempatan kali ini , masih bersama saya dimas setiawan , ingin berbagi sebuah foto yang penuh dengan makna , ya ini adalah foto ketika kami mengadakan halal bihalal di salah satu rumah makan di madiun ,  lagi lagi kalian pasti bingung menemukan dimana saya haha , ya kali ini saya kasih tau di mana keberadaan saya di foto ini , entahlah saya juga tidak tau kenapa foto saya selau di bagian belakang kecil dan terpotong , ya itu saya di belakang teman saya yang mengenakan jaket biru
Profil Penulis

Profil Penulis



Terima kasih banyak sudah menyempatkan waktunya untuk berkunjung ke halaman “Tentang Penulis.”

Nama lengkap saya adalah Dimas Setiawan namun lebih dikenal dengan panggilan Dimas Setiawan sesuai dengan alamat blog ini, www.dimassetiawan92.blogspot.com 

Saya adalah alumni dari salah satu perguruan tinggi di madiun IKIP PPGRI MADIUN.

Tempat tinggal saya ada di Ds. Kuwon Kab. Magetan. Silahkan bila teman teman ada yang mau berkunjung.

Baiklah itu saja perkenalan dari saya , sekian terima kasih telah berkunjung. 
Drama Pbi kelas i

Drama Pbi kelas i




Hai Para Pengunjung Setia Blog Dimas Setiawan , kali saya mau sharing salah satu Dokumentasi kegiatan saya di kampus , Ini adalah foto saya bersama teman teman sekelas saat penting Drama ketika semester 7 :) , mungkin kalian bingung yang mana saya di foto ini, coba kalian tebak saja :D